Analisis Laju Pertumbuhan dan Kontribusi Sektor-Sektor Pembentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada Kabupaten Daerah Tertinggal di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2017-2019
DOI:
https://doi.org/10.22212/jbudget.v6i2.114Kata Kunci:
Laju Pertumbuhan PDRB, Wilayah Tertinggal, Tipologi Klassen, Location Quotient (LQ)Abstrak
Pembangunan daerah tertinggal merupakan agenda pembangunan prioritas pemerintah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN). Dalam RPJMN 2015-2019 pemerintah telah mengentaskan 60 kabupaten tertinggal dan pada RPJMN 2020-2024 target 35 daerah tertinggal dapat dicapai pada tahun 2024. Pada periode RPJMN 2020-2024, pemerintah menetapkan 62 kabupaten tertinggal sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024. Kajian ini membahas tentang laju pertumbuhan dan kontribusi sektor-sektor pembentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di kabupaten tertinggal di Provinsi Nusa Tenggara Timur periode 2017-2019. Data yang digunakan adalah data PDRB periode 2016-2019. Pengolahan data menggunakan tipologi Klassen, Location Quotient (LQ), Model Rasio Pertumbuhan, dan Analisis Overlay untuk menentukan sektor yang mendapat prioritas pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan; sektor real estate; bidang administrasi pemerintahan, pertahanan, jaminan sosial wajib; dan sektor konstruksi merupakan sektor unggulan. Sedangkan sektor konstruksi, penyediaan listrik dan gas, penyediaan air bersih, pengelolaan limbah, limbah dan daur ulang, pertambangan dan penggalian, serta jasa perusahaan merupakan sektor potensial di beberapa kabupaten.
Referensi
Arsyad, Lincolin. (2004). Ekonomi Pembangunan. Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta
Badan Pusat Statistik. (2021). Tinjauan Regional PDRB Kabupaten/Kota 2016- 2020, Buku 5 Pulau Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Jakarta
Badan Pusat Statistik. (2021). Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Indonesia 2016-2020. Jakarta
Halawa, Fenti Trinop Putra. (2014). Analisis Penentuan Sektor Unggulan Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias. Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Universitas Sumatera Utara. Medan
Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019
Peraturan Presiden Nomor 63 tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal tahun 2020-2024,
Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal
Putra, Edo Pramana. Karmiati (2018). Pengembangan Wilayah Berbasis Potensi Sektor Ungggulan Di Kabupaten Gowa. Jurnal Mega Aktiva. Volume 7, Nomor 2, Agustus 2018
Rajab, Abdul. Rusli. (2019). Penentuan Sektor-Sektor Unggulan Yang Ada Pada Kabupaten Takalar Melalui Analisis Tipologi Klassen. GROWTH Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan. Volume 1, No. 1, 16-38, 2019
Siti Rahayu, Endang (2010). Aplikasi Tipologi Klassen Pada Strategi Pengembangan Sub Sektor Pertanian Tanaman Pangan Di Kabupaten
Boyolali. Journal of Rural and Development. Volume I No. 2 Agustus 2010.
Sjafrizal. 2008. Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi. Baduose Media Cetakan Pertama: Padang.
Tutupoho, Ali (2019). Analisis Sektor Basis Dan Sektor Non Basis Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Maluku (Studi Kasus Kabupaten Kota). Cita Ekonomika, Jurnal Ekonomi. Vol. XIII, No. 1, Mei 2019.
Yusuf, Maulana. (1999). Model Rasio Pertumbuhan (MRP) sebagai Salah Satu Alat Analisis Alternatif dalam Perencanaan Wilayah dan Kota. Ekonomi dan Keuangan Indonesia Volume XLVIII Nomor 2. Jakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Slamet Widodo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Budget is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Permissions beyond the scope of this license may be available at https://ejurnal.dpr.go.id/index.php/jurnalbudget/index.
